gbMbfp1y6FKfI7-eQbCkhpZYLCE semoga manfaat: Penting bagi wanita
Tampilkan postingan dengan label Penting bagi wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penting bagi wanita. Tampilkan semua postingan

20.10.09

Ingat kata orang tua untuk terus menjaga kondisi tubu karena kesehatan itu mahal. Hal ini memng benar adanya. Tubuh sehat bugar adalah impian semua orang, termasuk kaum wanita. Namun, sering kali kaum perempuan justru tidak sadar penyakit yang tengah dideritanya. Banyak gejala yang disepelekan namun memiliki dampak yang cukup membahayakan oleh tubuh. Berikut adalah lima gejala gangguan kesehatan yang patut diwaspadai kamu perempuan.

1. Kuku berubah jadi putih begitu ditekan
Kuku akan memutih sebentar saat ditekan, namun berhati-hatilah apabila kuku tetap memutih hingga beberapa menit. Hal ini bisa mengindikasikan kamu terkena anemia dan kurang zat besi. “Banyak perempua, terutama yang biasa mengalami menstruasi yang cukup berat, bisa saja terkena anemia namun ia tidak mengetahuinya,” ujar Dr. Johnston.

Hal yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi anemia ini ini adalah lakukan tes darah. Selain itu kamu juga harus mulai mengkonsumsi makanan yang kaya akan zat besi seperti ikan salmon. Tetapai ada satu hal yang perlu kamu perhatikan yaitu jangan mengkonsumsi suplemen zat besi tanpa anjuran dari dokter.

2. Bibir kering
Bibir kering bisa juga disebabkan oleh kelebihan vitamin A. Carolyn Jacob, M.D, seorang dermatologis dari Chicago mengungkapkan bahwa ia dulu pernah punya pasien yang tidak tahu bahwa dirinya telah mengkonsumsi sebanyak 20.000 unit vitamin A setiap harinya. Jumlah tersebut adalah empat kali dari jumlah yang direkomendasikan. Dalam dosis normal vitamin A bisa berfungsi untuk mengatasi permasalahan sel kulit. Namun, kelebihan dosis vitamn A justru bisa menyebabkan kulit kering dan menganggu janin jika kamu dalam keadaan hamil.

Untuk mengatasi bibir kering, hal bisa kamu lakukan jika kamu mengkonsumsi suplemen adalah dengan mengecek label untuk memastikan jumlah kandungan yang kamu konsumsi hingga tidak samapi overdosis. Selain menghitung kandungan vitamin A dari suplemen, kamu juga harus menghitung jumlah vitamin A yang kamu konsumsi yang berasal dari sumber alami seperti telur dan susu.

3. Kelopak mata kuning
Kelopak mata kekuningan menandakan kolestrol yang tinggi. Hal ini terjadi karena lemak yang terkumpul di bagian atas kelopak mata terus terkumpul disana. Dan karena lemak itu berwarna kuning, maka muncullah spot-spot warna kuning di sekitarnya kelopak matamu, apapun jenis kulitmu.

Langkah yang bisa kamu lakukan pertama adalah lakukan tes darah. Jika ternyata kolestrolmu tinggi, makanlah makanan yang bernutrisi tanpa lemak, lakukan olahraga selama 30 menit per hari dan meminum obat anjuran dokter. Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menghilangkan kolesterol dengan laser.

4. Pipi memerah
Facial yang terlalu sering dapat menyebabkan kulit terkelupas seperti terbakar matahari. Ini adalah tanda pertama dari  rosacea, gangguan kulit yang bisa disebabkan oleh alergi.

Langkah yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan krim antibiotic dan menghindari kafein dan sinar matahari.

5. Lingkaran hitam di bawah mata
Lingkaran hitam ini disebabkan oleh jam tidur yang kurang. Hal lain yang menyebabkan lingkaran hitam di bawah mata adalah dikarenakan alergi. Alergi bisa menyebabkan sinusitis yang mampu menekan aliran darah menuju ke rongga di antara mata.

Hal yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan antihistamin. Jika ternyata lingkran hitam masih ada, cobalah hubungi dermatologismu untuk diberikan krim anti-inflammatory.

Indikasi lain yang masuk kategori must-check
1.    Jika payudaramu terlihat mengencang, memerah, atau seperti memar, atau terasa hangat dan gatal, bisa saja kamu terkena kanker payudara. Kanker payudara sangat mudah menyebar. Oleh karena itu, segera hubungi dokter secepatnya untuk penanggulangan dini.

2.    Kanker mulut. Jika kamu memakan sesuatu yang terlalu panas, biasanya akan berbekas merah pada lidah. Namun, jika bekas tersebut tidak hilang-hilang selama dua minggu, kemungkinan kamu terkena kanker oral. Segerlah lakukan pengecekan.

3.    Kanker kulit. Kanker tipe ini bisa muncul di bagian tubuh mana saja. Bisa saja kanker muncul berwarna hitam pada jari kuku atau bisa juga muncul berupa kerutan. Cobalah liat di kaca apakah kulitmu baik-baik saja. Jika ada sesuatu yang aneh, segera hubungi dokter sekarang juga.

Inilah beberapa indikasi gangguan kesehatan yang biasa terjadi pada para wanita. Jangan remehkan gejala-gejala diatas karena efek yang timbul kan juga cukup membahayakan. Cegahlah penyakitmu lebih dini dengan mengetahui gejala-gejalanya


Pada usia antara 20 hingga 30 tahun, menurut dr. Eddy Karta, Sp.KK, kulit berada dalam kondisi paling prima. Terlalu banyak dirawat justru akan berakibat kurang baik untuk kulit. Jika ada perawatan yang boleh dilakukan, biasanya lebih pada kulit yang bermasalah atau untuk menjaga agar kulit tetap pada kondisi prima. Apa saja, sih, hal-hal yang belum perlu dilakukan sebelum usia 30?

1. Hindari peeling yang berat seperti mikrodermabrasi atau chemical peeling berlebihan. Dilakukan jika wajah bermasalah dengan jerawat/muncul freckles. Sebaiknya lakukan di akhir usia 20-an.
Solusi: Lakukan scrubbing secara berkala dengan produk aman dan ringan, maksimal 3 kali seminggu

2. Belum perlu botox.
Botox yang diperbolehkan hanya untuk memperbaiki gangguan otot, seperti kedutan berulang. Anda belum perlu botox untuk mengatasi kerut wajah, karena sel kulit masih aktif dan bisa ditingkatkan kekenyalannya.
Solusi: Untuk mempercantik wajah, lakukan perawatan rutin, jaga makanan, tidur cukup, serta olahraga. Jangan lupa merawat kekenyalan kulit dengan pelembap di pagi hari dan krim malam sebelum tidur.

3. Hindari produk anti penuaan yang agresif seperti filler atau suntik hormon. Kulit Anda masih dalam kondisi prima, sehingga belum perlu filler atau suntikan hormon. Hormon yang berlebihan justru memberi dampak negatif, seperti munculnya bercak dan vlek pada kulit.
Solusi: Pakai produk antipenuaan yang aman dan ringan, seperti krim antikerut atau vitamin antioksidan

4. Jangan mencoba sembarang pemutih kulit
Tak sedikit produk pemutih yang mengandung merkuri. Pemutih ini memang memberikan hasil instan dalam waktu singkat. Jika digunakan dalam jangka panjang, akan terjadi endapan logam merkuri pada kulit. Jika Anda berhenti, kulit tampak lebih      hitam dari semula. Sama halnya dengan kandungan hidroquinone pada pemutih. Penggunaan hidroquinone dalam waktu lama membuat warna kulit tidak rata.
Solusi: Gunakan produk pemutih yang terdaftar resmi. Sebaiknya selalu konsultasikan dengan dokter agar kesehatan kulit terus terpantau. Apabila Anda telanjur mengalami salah satu masalah kulit tersebut di atas, segera lakukan perawatan intensif pada dokter kulit. Kulit dapat kembali pada kondisi semula, dengan syarat Anda melakukan perawatan teratur dalam jangka panjang.

5. Jangan mudah tergiur kosmetik berkolagen.
Kolagen memang membuat kulit kenyal & awet muda. Tapi, tak dapat diserap hanya dengan dioleskan. Suntik kolagen sebaiknya ditunda, karena di usia 20-an kondisi jaringan otot dan kulit masih sangat sehat.
Solusi: Untuk merangsang kolagen, Anda dapat mengonsumsi makanan atau suplemen yang mengandung protein dan asam amino. Selain itu, Anda dapat menggunakan produk oles yang mengandung tretinoin dalam kadar ringan, dengan pengawasan dokter.

6. Belum perlu suntik vitamin C.
Vitamin C adalah antioksidan terbaik bagi kulit, yang mampu mencegah penuaan dini. Pada usia di bawah 30 tahun, kebutuhan vitamin C masih dapat diatasi secara efektif dengan konsumsi secara oral.
Solusi: Sertakan buah dan sayuran berkandungan vitamin C tinggi dalam menu makan sehari-hari.

7. Jangan sembarangan mengonsumsi suplemen.
Suplemen yang baik untuk kulit adalah yang mengandung antioksidan, antara lain vitamin C dan E. Jangan berlebihan mengonsumsi suplemen. Pada dasarnya isi suplemen satu dengan yang lainnya hampir sama.
Solusi: Cermati kandungan suplemen yang Anda konsumsi. Untuk umur di bawah 30, yang diperlukan adalah suplemen antioksidan seperti tablet vitamin C dan E. Gunakan sesuai dosis harian yang dianjurkan.

8. Sedot lemak (liposuction) belum perlu dilakukan.
Lemak tubuh mulai terdeposit pada usia 30 tahun. Sebelum usia tersebut, sistem kerja tubuh kita masih baik, sehingga tak perlu dilakukan sedot lemak.
Solusi: Olahraga teratur, pengaturan pola makan kaya serat dapat menghindarkan penumpukan lemak.

9. Tunda operasi tarik wajah (facelift).
Pada saat umur masih 20-30 tahun, kekenyalan dan elastisitas kulit masih sangat baik. Sehingga, belum perlu dilakukan facelift.
Solusi: Oleskan krim antikerut yang mengandung tretinoin (turunan dari vitamin A untuk menahan proses penuaan, menghambat efek buruk matahari, dan penipisan kolagen).

10. Tunda dulu tummy tuck atau operasi membuang lemak dan kulit di area perut. Perut menggelambir akibat melahirkan membuat banyak wanita merasa perlu melakukan tummy tuck. Tapi, sebaiknya Anda tak melakukannya. Sebelum usia 30, biasanya sistem metabolisme tubuh masih sangat bagus, sehingga kulit daerah tersebut bisa kembali normal dengan bantuan olahraga dan krim oles.
Solusi: Hindari makanan berlemak dan lakukan olahraga pembentukan otot secara teratur

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!