Jamur merupakan salah satu varian flora yang mungkin belum banyak dikenal orang. Penulis sendiri menyadari juga belum begitu memahami seluk beluk jamur. Awalnya saya mencoba menulis artikel ini dari pengalaman dan apa yang saya lihat sejak bekerja di sebuah industri manufaktur dan agro dimana fokus perusahaan ini adalah pada jamur kancing atau champignon. Bagi sebagian orang jamur memberikan rasa yang lezat dan nikmat saat disantap, tentunya setelah melalui proses dan pengolahan sesuai prosedur. Dan masyarakat pun juga mengetahui jenis dan ragam jamur memang begitu banyak. Namun perlu disadari bahwa sepengetahuan saya, jamur hanya digemari dan dikonsumsi oleh sebagian masyarakat tertentu saja. Dari sumber yang pernah saya ambil, sebagian besar masyarakat keturunan China memang gemar dan menyukai makanan dari jenis jamur. Mereka percaya kandungan gizi dan protein yang tinggi dalam jamur.
Namun demikian perkembangan penikmat jamur sepertinya semakin pesat, disadari karena manfaat dan kandungan protein yang memang tinggi dibandingkan dengan jenis tumbuhan lainnya. Seperti yang telrihat di gambar samping, ini salah satu jenis jamur bernama champignon yang dihasilkan dan diproses di tempat saya bekerja sekarang. Anda bisa melihat lebih jauh bagaimana prosesnya disini. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang agrobis jamur, tempat saya bekerja ini memang cukup dikenal di luar negeri. Terbukti karena kebanyakan hasil produksi memang diekspor ke beberapa negera di kawasan Eropa dan Amerika. Fokus pada kemasang canning dan juga jenis jamur yang berbentuk frozen. Khusus untuk frozen dikemas dalam karton beku dan dalam suhu minus untuk menjaga kualitas produk hingga sampai ke tujuan ekspor.Frozen mushroom juga merupakan produk dari hasil kerja sama dengan perusahaan asing di Belanda dan untuk lebih lanjut tentang jamur lihat disini.


0 comment:
Posting Komentar
Terima kasih anda telah sudi berkomentar dengan lugas...