gbMbfp1y6FKfI7-eQbCkhpZYLCE Hal-Hal Sepele yang Mematikan Karir ~ semoga manfaat

26.12.09

Sebentar lagi kita memasuki tahun 2010, bagi anda yang sudah memulai karir selama beberapa tahun sebelumnya pergantian tahun adalah hal yang biasa. Bagi saya sendiri pun begitu, rutinitas akhir tahun dijejali dengan setumpuk laporan untuk tutup buku dan pergantian tahun hanyalah tolok ukur bahwa kita semakin dituntut untuk lebih berkualitas, berintegritas, berdaya analisis. Akhir tahun dan awal tahun merupakan moment untuk kita melakukan review apa yang sudah kita lakukan selama 12 bulan dan merupakan preview langkah apa yang akan kita perbaiki 12 bulan ke depan. Ini penting bagi saya dan mungkin juga bagi anda semua kalangan karywan dan profesional di bidangnya masing-masing. Kembali ke bahasan karir dan pekerjaan sebagai dunia kita, saya akan sedikit mengulas beberapa aspek penting yang seringkali kita temui dalam pekerjaan dan di lingkup kantor. Beberapa aspek ini sifatnya sederhana, ringan dan sepele namun saya mencermati hal ini sebagai hal yang tidak bisa dianggap remeh. Meskipun bersifat sepele dan sepintas lalu namun suatu saat bisa saja mematikan karir dan pekerjaan anda. Ini yang perlu digarisbawahi dan dicermati namun aspek mematikan apa saja yang saya maksudkan diatas? Anda kalangan karyawan dan dunia kerja perlu dan wajib menyimak bahasan berikut ini.
1. Perasaan bangga
Rasa bangga yang muncul saat anda berhasil mencapai prestasi tertentu janganlah lantas membuat anda merasa super. Mengingat saat anda mencapai hal ini bisa saja atas support dan asistensi dari beberapa orang yang lain dibawah anda. Dalam suatu teamwork bila anda merasa bangga terlalu instant maka disadari atau tidak, cepat atau lambat hal ini akan meruntuhkan semangat team. Rasa bangga yang relatif over perlu ditelusuri penyebabnya, ingat anda dalam posisi teamwork dan prestasi yang terbentuk adalah karena kinerja dan kesatuan bersama. Tiap diri adalah kesatuan suatu tim dan ini penting karena akan memberikan keberhasilan dalam jangka panjang.
2. Rasa iri hati
Jangan mudah cemburu bila melihat rekan kerja berprestasi dan mendapatkan penghargaan. Jangan lantas terbersit pertanyaan seharusnya saya yang mendapat penghargaan itu, wah..ini yang bisa menyurutkan citra diri anda sendiri yang pada akhirnya karakter anda yang menjadi korbannya. Karakteristik seseorang merupakan hal esensial dalam dunia kerja dan lebih baik kita saling bekerja sama dengan semangat dan membuang kecemburuan karena penghargaan dari perusahaan.
3. Amarah
Kata orang sifat pemarah bisa mempercepat penuaan..ha..haa...Lepas dari benar atau tidaknya namun rasa marah ini tidak memberikan keuntungan apapun dalam dunia kerja kita. Sifat pmarah hanya akan meruntuhkan dan menyudutkan citra anda di mata karyawan yang lain, dan tentunya di mata atasan anda ataupun bawahan bila anda sebagai seorang pimpinan. Anda boleh saja mempertahankan argumen atau menolak suatu ide namun perlu kita pahami terlebih dahulu bagaimana menyalurkan emosi-emosi ke hal yang lebih menguntungkan bagi diri sendiri dan di mata orang lain. Sifat pemarah sama sekali tidak mendukung anda untuk mendapatkan promosi ataupun penghargaan karena prestasi. Dan yang fatal lagi seorang yang mudah marah biasanya tidak akan mampu menginspirasi orang lain atau memotiovasi orang lain.
4. Mudah merasa puas
Pada sisi lain, mudah puas dan kemalasan tidak memiliki tempat di dunia kerja. Setelah berhasil mencapai satu tahap lalu berhenti dan berharap capaian itu bisa mengantarkan ke sukses berikutnya dalam perjalanan karir adalah mustahil. Lebih-lebih dalam iklim kompetitif dewasa ini, hanya mereka yang terus berproses dan menindaklanjuti pertumbuhannya, dan senantiasai memperbarui kontribusinya yang akan sukses.
5. Berpikir pendek
Adalah manusiawi bila tiap diri ingin segera menuntaskan suatu urusan dan mengharapkan lebih saat berusaha mencapai tujuan karir. Tapi bila kita mencapainya dengan cara yang kurang benar atau dengan kata lain menghalalkan segala cara tentu berimplikasi destruktif buat anda sendiri. Jalan menuju sukses menghendaki pendekatan jangka panjang dalam semua aspek pekerjaan. Fokus pada kecepatan dan capaian-capaian jangka pendek hanya baik untuk sesaat, dan ketika dihadapkan pada hal-hal di tahap berikutnya, Anda tidak siap.
6. Ketidakseimbangan
Sejumlah orang bergerak naik terlalu cepat dalam jenjang jabatan perusahaan tapi kemudian berakhir dengan kegagalan. Segala yang berlebihan dan tidak wajar tidaklah bagus --khususnya jika Anda tidak siap dengan tantangannya. Penting untuk memastikan bahwa Anda tidak hanya siap secara profesional untuk mengambil tantangan yang lebih besar, tapi juga kehidupan personal juga mesti disiapkan untuk tuntutan-tuntutan baru tersebut. Mencapai sukses karir sebaiknya tidak mengesampingkan keseimbangan hidup, dan hasrat profesional yang "salah tempat" bisa menciptakan masalah di kemudian hari.

9 komentar:

  1. makasih banyak sobat atas pencerahannya.

    BalasHapus
  2. thanks... bisa memotivasi ina nih....

    Dukung dengan Vote ina DISINI yah.
    Dukungan kalian sangat berarti buat ina... thanks before :)

    Mau tau Asyiknya Menulis di Blog???
    Ina ada tipsnya, baca DISINI

    BalasHapus
  3. Tips yang amat bagus dan sangat real di dunia kerja. Utk amarah, ada tips yg selama ini bekerja utk saya. Yaitu : saat amarah timbul, paksakan utk diam sejenak tanpa kata & gerakan. Apapun kondisinya, apapun alasannya. Rasakan manfaatnya. Dan jadikan ini otomatis.
    Salam kenal...

    BalasHapus
  4. Wah jadi semangat kerja neh.....tukeran link yuk....

    BalasHapus
  5. salam sahabat,nice info,oh ya dah saya follow,thnxs n good luck

    BalasHapus
  6. Download software terbaru cukup dengan 3 kali klik..GRATIS dan MUDAH di www.cangcorang.co.cc :)

    BalasHapus
  7. semoga saya tidak seperti itu..aamin....

    BalasHapus
  8. trimakasih atas informasinya sob,

    BalasHapus

Terima kasih anda telah sudi berkomentar dengan lugas...

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!