Bila kita berbicara tentang karyawan sudah barang tentu menyangkut juga dengan hal dimana dia bekerja. Terlepas dari status karyawan swasta atau negeri, harian atau borongan pastinya seorang karyawan bekerja di suatu tempat yang bukan miliknya. Membingungkan? mudah-mudahan ya...Bukan miliknya karena memang milik seseorang yang selanjutnya disebut pengusaha yang juga bisa berkapasitas sebagai pemilik tempat bekerja. Nah...muncul pertanyaan siapa yang lebih kaya? Pengusaha atau karyawan...Silakan disimpan jawabannya buat anda sendiri. Saya pribadi berusaha obyektif dan tentu pengusaha lebih bermateri dibanding karyawannya. Dalam situasi tersebut lantas terbersit pertanyaan mana yang lebih menguntungkan menjadi karyawan atau seorang pengusaha? Memang banyak faktor yang mendorong seseorang untuk menjadi seorang karyawan atau pengusaha. Faktor sederhana yang mendorongnya adalah tentu dari adanya niat dan keinginan. Tinggal memilah dan memilih saja, kita ingin menjadi karyawan atau bulat menjadi pengusaha ditunjang dengan ketersediaan modal yang mendukung. Bob Sadino pernah mengatakan, pada umumnya semua orang memiliki potensi untuk menjadi pengusaha atau seorang wiraswasta. Namun karena kondisi tertentu orang-orang tersebut tidak bisa atau belum bisa merealisasikannya karena keterbatasan modal ataupun tidak adanya keinginan serta minat ke arah sana. Di jaman seperti sekarang dimana segala sesuatu berkembang cepat dan pesat, saya pikir kita dituntut untuk kreatif dan inovatif namun tentunya bukan hanya itu saja. Ada kalanya bila ditunjang dengan aspek lainnya tentu akan menghasilkan sesuatu yang menguntungkan. Nah..sekarang tinggal menggali nilai apa yang ada dalam diri kita. Umumnya tiap orang pasti ingin mendapatkan penghasilan sendiri, tentunya dengan berusaha. Suatu misal dengan berwiraswasta atau mungkin bisa saja meneruskan bisnis keluarga yang telah berjalan sebelumnya. Namun dibalik ini semua, satu hal yang terpenting adalah kita bisa dan mampu merepresentasikan ide, gagasan, pemikiran kreatif apa yang hendak dituangkan dalam konsep berwiraswasta. Di posting kali ini saya mencoba menggali dan menuangkan ide dan gagasan dari mana kita bisa memulai menjadi calon pengusaha. 1. Ide dan inovasi dari diri sendiri
Nah ini yang sepertinya lebih tepat dikatakan usaha sendiri karena muncul dan berawal dari pemikiran sendiri dan inisiatif berdasarkan pola ide matang. Dengan didukung beberapa support penunjang sepertinya ide brilian dari diri sendiri akan berdampak pada kebanggaan terhadap diri kita. Lepas dari nantinya survive atau tidak minimal kita punya selera dan kreasi yang lebih bebas demi menghasilkan profit yang diharapkan
2. Franchise Sekarang ini banyak sekali bermunculan jenis franchise yang dapat kita beli dan selanjutnya kita kembangkan menjadi jenis bisnis wirausaha. Meski kita musti menyisihkan sekian persen untuk pembelian hak royalti atau sejenisnya, namun usaha jenis franchise ini bisa menjadi pilihan terutama bagi kita yang bermodal cukup dan tidak terlalu menguras kocek. Penghasilan yang diperoleh pun juga lumayan dan tergantung bagaimana manajemen yang kita terapkan.
3. Warisan keluarga turun temurun Wah..kalo yang ini sih tidak terlalu sulit dicari dan dibahas. Bisnis paling menguntungkan dan paling enak dijalankan ya memang melanjutkan tongkat manajemen dari keluarga sendiri. Apalagi bila dalam hal manajemen sudah tertata solid dan dengan support yang sangat menunjang tentunya bisnis keluarga bisa memunculkan keluarga kapitalis baru. Banyak sekali tuh contohnya keluarganya Bakrie pun sudah kelihatan menjadi gurita bisnis di Indonesia.
Dari beberapa item tersebut tinggal kita telaah dan dikaji sepertinya kita masuk dalam kategori yang mana. Introspeksi dan menata semua persiapan demi menjadi pengusaha yang kompeten mengingat banyak sekali potensi yang dapat kita kembangkan asal kita bisa menggali kemampuan dan keberdayaan kita...okay. Selamat menjadi pengusaha atau menjadi karyawan..tinggal mana yang tepat mejadi pilihan anda. Saya yakin anda pasti mempunyai banyak ide dan gagasan lain yang mungkin bisa melengkapi posting ini. Alangkah menyenangkan sekali bila hal itu bisa anda ungkapkan dengan memberi komentar demi memperkaya wacana kita bersama tentang dunia usaha. Tentunya komentar yang konstruktif akan positif sekali bagi semua pembaca dan utamanya bagi saya sendiri..


Aku ingin jadi karyawan sekaligus pengusaha, hehehe mampu gak yaa... !
BalasHapus@Zamrud : pasti bisa aja boos....mendingan begitu dua posisi dpegang satu orang saja..lebih efektif.
BalasHapusnice posting...
BalasHapus